Makalah Modal Ventura & Kasus



MAKALAH
MODAL VENTURA

DISUSUN
O
L
E
H
KELOMPOK 2
Aldila Seprilasela
Mile Kurniawati
Siti Maesyaroh
5BG1R

Program Studi : MANAJEMEN
MATA KULIAH : Bank & Lembaga Keuangan
STIE MAHAPUTRA RIAU
2018/2019



KATA PENGANTAR
                
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tugas ini kami susun dengan maksud bukti tertulis dari presentasi yang akan dilaksanakan di kelas nantinya waktu mengkuti kuliah Bank dan Lembaga Keuangan. Makalah ini yang berjudul “Modal Ventura”.
Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dan memberi pengarahan untuk menyelesaikan makalah ini. Sebagai manusia biasa , kami menyadari makalah ini masih sangat jauh dari sempurna oleh karena keterbatasan serta pengetahuan yang kami miliki. Kami mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun guna mencapai hasil yang lebih baik. Semoga makalah ini dapat berguna dan bermanfaat khususnya bagi kami dan bagi para pembaca semua.

Pekanbaru,26 Desember 2018


                             Penyusun



Daftar Isi

       Halaman
Kata Pengantar............................................................................................................................. i
Daftar Isi........................................................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................................... 4
1.2 Rumusan Masalah..................................................................................................................... 4
1.3 Tujuan Penulisan....................................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Modal Ventura........................................................................................................ 4
2.2 Sejarah Modal Ventura............................................................................................................. 5
2.3 Jenis, Ciri dan Sumber Pendanaan Modal Ventura.................................................................. 6
2.4 Tujuan dan Manfaat Modal Ventura........................................................................................ 9
2.5 Produk Modal Ventura dan Contoh Perusahaan...................................................................... 9
2.6 Faktor Penghambat Berkembangnya Modal Ventura di Indonesia......................................... 9
2.7 Kelebihan dan Kekurangan Modal Ventura............................................................................. 10
2.7 Mekanisme Modal Ventura...................................................................................................... 13
Kasus.............................................................................................................................................. 14
BAB III PENUTUP
Kesimpulan..................................................................................................................................... 15
Daftar Pustaka................................................................................................................................ 16




                                                                                    BAB I
                                                                          PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Dalam melakukan suatu kegiatan investasi tidak semua investasi dapat dilakukan dengan mudah, karena hampir semua investasi mengandung suatu resiko kerugian. Bagi investasi yang mempunyai resiko rendah hampir semua investor ingin melakukannya. Akan tetapi jika investasi tersebut memiliki resiko tinggi, maka tidak mudah untuk mencari investor yang mau melakukannya.
Adalah perusahaan modal ventura yang berani melakukan investasi di mana investasi tersebut mengandung suatu resiko tinggi. Keputusan ini dibuat dengan berbagai pertimbangan tentunya dan hal ini sesuai pula dengan maksud dan tujuan didirikannya perusahaan modal ventura yaitu melakukan penanaman modal dalam suatu usaha yang mengandung resiko tinggi.
Kegiatan investasi yang dibiayai oleh modal ventura biasanya dalam jangka waktu panjang dan memiliki resiko tinggi, seperti membentuk atau pengembangan usaha baru dibidang tertentu. Meskipun resiko yang dihadapi tinggi, pihak modal ventura mengharapkan suatu keuntungan yang tinggi pula dari penyertaan modalnya berupa capital gain atau deviden. Perusahaan yang pembiayaannya dari modal ventura disebut Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) atau investee company. Lalu apa yang dimaksud dengan perusahaan modal ventura dan kegiatan apa saja yang dilakukannya.
1.2     Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari modal ventura?
2.   Bagaimana sejarah modal ventura?
3.  Apa saja jenis-jenis, ciri-ciri dari modal ventura dan darimanakah  sumber pendanaannya?
4.   Apakah tujuan dan manfaat modal ventura ?
5.   Apa saja contoh perusahaan modal ventura dan apa sajakah produknya?
6.    Apakah penyebab kurang berkembangnya modal ventura di Indonesia dan apa faktor penghambatnya?
7.    Apa kelebihan dan kekurangan modal ventura?
8.     Bagaimana mekanisme modal ventura?
1.3  Tujuan Penulisan
            Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai penunjang dalam proses diskusi kelompok pada mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan serta sebagai salah satu sumber untuk memahami lebih dalam mengenai modal ventura dan perannya dalam kehidupan ekonomi.

                                                                                BAB II
                                                                         PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Modal Ventura
   Modal ventura adalah merupakan suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu. Pada umumnya investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukrn dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan usaha.
Investasi modal ventura ini biasanya memiliki suatu resiko yang tinggi namunmemberikan imbal hasil yang tinggi pula. Kapitalis ventura atau dalam bahasa asing disebut venture capitalist (VC), adalah seorang investor yang berinvestasi pada perusahaan modal ventura. Dana ventura ini mengelola dana investasi dari pihak ketiga (investor) yang tujuan utamanya untuk melakukan investasi pada perusahaan yang memiliki resiko tinggi sehingga tidak memenuhi persyaratan standar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan.
Penyertaan modal yang dilakukan oleh modal ventura ini kebanyakan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan baru berdiri sehingga belum memiliki suatu riwayat operasionil yang dapat menjadi catatan guna memperoleh suatu pinjaman. Sebagai bentuk kewirausahaan, pemilik modal ventura biasanya memiliki hak suara sebagai penentu arah kebijakan perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.

2.2  Sejarah Modal Ventura

Melihat jauh ke belakang, modal ventura sesungguhnya memiliki catatan sejarah yang cukup panjang dan dalam perkembangannya mempunyai peran dalam perkembangan ekonomi modern (DR. Sofyan Djalil, 1997).
Konsep pembiayaan modal ventura mulai diperkenalkan di Amerika Serikat antara tahun 1920 – 1930. Pada waktu itu pengusaha kaya seperti Ford, Rockeffeler, dan lain-lain membentuk pendanaan yang dimaksudkan untuk membantu perusahaan-perusahaan kecil yang sedang mengalami kesulitan dana. Biasanya perusahaan kecil yang dibantu pendanaannya adalah perusahaan yang memiliki potensi tetapi kesulitan dana. Pendanaan yang akhirnya dikenal dengan nama modal ventura berkembang ke seluruh dunia misalnya negara-negara di Eropa, Jepang, dan Korea.
Di Indonesia kegiatan modal ventura baru diperkenalkan melalui Kebijaksanaan 20 Desember 1988 (Pakdes 88) yang kemudian diikuti berlakunya Keppres No 61 tahun 1988. Kegiatan modal ventura pada dasarnya merupakan salah satu kegiatan perusahaan pembiayaan di samping leasing, anjak piutang, kartu kredit dan pembiayaan konsumen. Di Indonesia kegiatan modal ventura dapat dikatakan belum berkembang seperti di negara-negara lain, dengan alasan sebagai berikut:
1)        Modal ventura merupakan usaha yang memiliki risiko tinggi.
2)        Modal ventura merupakan konsep pembiayaan baru dan dapat dikatakan belum banyak dipahami oleh masyarakat pemodal maupun kalangan pengusaha yang memerlukan pembiayaan untuk pengembangan usahanya.
3)        Banyaknya pengusaha yang kurang bersedia menerima bentuk pembiayaan dengan mekanisme modal ventura.
4)        Sulitnya perusahaan modal ventura menemukan perusahaan pasangan usaha yang memenuhi kriteria untuk dibiayai.
5)        Perangkat pengaturan mengenai kegiatan usaha modal ventura dirasa masih sangat kurang memadai.
6)        Pasar modal sebagai salah satu sarana divestasi masih kurang mendukung.
7)        Kurangnya tenaga profesional.

Secara teoretis perusahaan modal ventura mempunyai potensi yang besar untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan bisnis. Perusahaan kecil yang mempunyai prospek bagus tetapi tidak mempunyai modal dan tidak memiliki akses ke perbankan, dapat berkembang dengan memperoleh dukungan modal dari usaha modal ventura. Inovasi baru dalam berbagai bidang teknologi dapat lebih mudah terlaksana jika mendapat dukungan dari venture capitalists sebagaimana yang telah terjadi di berbagai negara. Pengembangan sebagian perusahaan high-tech di Silicon Valley misalnya tidak terlepas dari peranan perusahaan modal ventura.
2.3  Ciri-ciri, Jenis-jenis dan Sumber Pendanaan Modal Ventura
*      Ciri – Ciri Modal Ventura :
·        Pembiayaan modal ventura merupakan penyertaan modal(quasiquity financing) dimana modal ventura dilakukan dengan penyertaan modal langsung pada perusahaan pasangan usaha, disamping itu pembiayaan modal ventura dapat pula dilakukan dengan menggunakan instrumen konversi atau convertible bond. Bentuk pembiayaan inilah yang dikenal sebagai semi equity financing.
·        Modal ventura merupakan pembiayaan yang bersifat resiko tinggi (risk capital). Dikatakan beresiko tinggi karena pembiayaan modal ventura tidak disertai dengan jaminan seperti halnya dengan kredit perbankan. Akan tetapi hanya didasarkan pada keyakinan atau gagasan yang diusulkan tersebut.
·        Modal ventura merupakan investasi dengan perspektif jangka panjang (long-term perspective). Modal ventura tidak mengharapkan perolehan keuntungan dengan memperdagangkan sahamnya secara jangka pendek akan tetapi mengharapkan capital gain setelah jangka waktu tertentu.
·        Pembiayaan modal ventura bersifat investasi aktif (active investment) karena modal ventura selalu disertai dengan keterlibatan dalam manajemen perusahaan yang dibiayai, meliputi manajemen keuangan, pemasaran dan pengawasan operasional. Keikutsertaan dalam manajemen tersebut diharapkan akan dapat mengurangi resiko investasi perusahaan modal ventura dan untuk membantu perusahaan yang bersangkutan meningkatkan profitabilitas.
·        Modal ventura bersifat sementara, yaitu untuk jangka waktu tertentu. Meskipun pembiayaan modal ventura berupa penyertaan saham namun hanya bersifat sementara waktu. Untuk ketentuan jangka waktu modal ventura di Indonesia maksimum 5 tahun. Selanjutnya perusahaan modal ventura menarik diri dengan menjual sahamnya (divestasi) pada perusahaan pasangan usahanya.
·        Keuntungan yang diharapkan oleh perusahaan modal ventura adalah terutama capital gain atau apresiasi nilai saham disamping dividen.
·         Tingkat keuntungan yang tinggi. Bidang usaha yang umumnya dibiayai oleh modal ventura adalah yang bersifat terobosan-terobosan baru yang menjanjikan keuntungan yang tinggi

*     Jenis – Jenis Modal Ventura :
Pembiayaan modal ventura yang selama ini dikenal adalah pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang telah memiliki badan hukum perseroan dalam bentuk penyertaan saham. Jenis pembiayaan ini merupakan kendala utama dalam operasional modal ventura dibandingkan dengan pembiayaan kredit yang diberikan sektor perbankan. Adanya keharusan bentuk hukum PT bagi perusahaan pasangan usaha mengakibatkan terbatasnya pangsa pasar modal ventura. Di sisi lain, bagi perusahaan-perusahaan terdapat keengganan untuk menggunakan modal ventura sebagai sumber pembiayaan karena umunya mereka tidak berminat atau tidak bersedia apabila sebagian saham perusahaan berpindah kepada pihak lain. Untuk mengatasi kendala tersebut departemen Keuangan memberikan alternatif pembiayaan berdasarkan pola bagi hasil. Dengan pembiayaan bagi hasil ini memungkinkan semua bentuk usaha dapat memperoleh pembiayaan melalui modal ventura termasuk usaha kecil.
Pembiayaan yang dapat diberikan perusahaan modal ventura dapat dilakukan dalam beberapa cara sebagai berikut :
1.    Penyertaan Modal Langsung
Penyertaan modal langsung adalah penyertaan modal usaha perusahaan modal ventura (PMV) pada perusahaan pasangan usaha dengan cara mengabil bagian sejumlah tertentu saham perusahaan pasangan usaha (PPU) yang bersangkutan. Pola pembiayaan ini dikenal dengan equity financing atau pembiayaan langsung. Karena pembiayaannya berupa penyertaan saham maka perusahaan pasangan usaha haruslah berbentuk badan hukum perseroan terbatas. Bagian saham yang diambil perusahaan modal ventura tersebut berasal dari saham-saham yang masih dalam portofolio yaitu saham yang masih belum diambil bagian dan disetor oleh pemegang saham lainnya (pemegang saham lama). Penyertaan modal dalam bentuk saham dapat dilakukan dengan cara :
a)       Bersama-sama mendirikan suatu perusahaan.
b)      Pembiayaan modal ventura yang dilakukan dengan cara mendirikan PT bersama berlaku sepenuhnya ketentuan-ketentuan hukum Perjanjian dalam KUH Perdata khususnya ketentuan mengenai kebebasan berkontrak (pasal 1338) dan ketentuan mengenai syarat-syarat sahnya suatu perjanjian (pasal 1320) disamping ketentuan-ketentuan mengenai pendirian suatu PT yang diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan terbatas. Selanjutnya semua janji yang telah disepakati terlebih dahulu oleh para pihak dituangkan dalam suatu dokumen hukum yang disebut dengan Perjanjian Antar Calon Pendiri/Pemegang Saham (Sharwholder Agreement).
c)       Penyertaan modal PMV dalam bentuk pengambilan sejumlah portofolio saham PPU.
d)      Penyertaan ini dilakukan oleh PMV dalam hal suatu PPU yang hendak dibiayai telah berbentuk badan hukum, dalam arti anggaran dasarnya telah memperoleh pengesahan dari instansi yang berwenang (Menteri Kehakiman). Pembiayaan modal ventura dalam bentuk ini perlu diperhatikan mengenai ketentuan dalam anggaran dasar calon PPU yang bersangkutan, keputusan-keputusan Rapat Pemegang Saham, Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris.
2.    Semi Equity Financing
Pembiayaan dalam bentuk semi equity dilakukan dengan membeli obligasi konversi atau convertible bond yang diterbitkan oleh perusahaan pasangan usaha. Cara pembiayaan seperti ini banyak disukai baik oleh perusahaan modal ventura maupun perusahaan pasangan usaha karena sifatnya yang lebih fleksibel. Obligasi konversi lebih menarik bagi perusahaan modal ventura karena dalam periode pembiayaan tersebut perusahaan modal ventura memiliki pendapatan tetap dalam bentuk bunga sementara apabila kinerja perusahaan semakin membaik sehingga nilai perusahaan yang dibiayai tersebut semakin baik, maka perusahaan modal ventura akan menggunakan hak konversinya (call option).
3.      Pembiayaan Bagi Hasil
Instrumen pembiayaan ini dilakukan dalam hal usaha yang akan dibiayai tidak berbentuk badan hukum atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk penyertaan langsung belum atau tidak dipenuhi oleh PPU. Bentuk instrument pembiayaan ini menekankan pada aspek bagi hasil dari keuntungan yang diperoleh dari uasaha yang dibiayai oleh karena itu hal-hal yang perlu diperhatikan dalam bentuk pembiayaan ini adalah kewenangan bertindak pihak yang mewakili PPU, objek usaha serta jaminan atas pemberian bantuan dana. Pola pembiayaan bagi hasil ini merupakan instrument pembiayaan yang dimodifikasi untuk menjembatani kendala pembiayaan bagi badan usaha yang belum berbadan hukum, terutama usaha kecil.
Pembiayaan modal ventura dalam bentuk penyertaan langsung baik dengan cara bersama-sama mendirikan perusahaan baru maupun dengan cara mengambil bagian atau membeli sejumlah saham perusahaan target umumnya dilakukan oleh PMV terhadap PPU yang telah berbentuk badan hukum perseroan. Umumnya PMV lebih menyukai membiayai perusahaan yang telah berjalan namun membutuhkan tambahan pembiayaan. Sedangkan pembiayaan dengan pola bagi hasil terutama disediakan bagi usaha kecil atau perusahaan yang belum berstatus badan hukum PT. Namun demikian pembiayaan dengan memilih pola bagi hasil dapat saja dilakukan antara PMV dengan PPU yang telah berbadan hukum perseroan apabila kedua belah pihak dapat saling menyetujui.
Pembiayaan modal ventura berbeda dengan kegiatan pembiayaan melalui sektor perbankan (debt financing), modal ventura tidak menentukan besarnya return yang akan diperoleh sehingga perusahaan yang dibiayai, disebut perusahaan pasangan usaha (PPU), tidak memiliki suatu kewajiban pembayaran keuntungan secara tetap kepada perusahaan modal ventura sebagaimana halnya dengan bank. Keuntungan yang diharapkan terutama dalam bentuk capital gain. Di samping itu jaminan bukan merupakan suatu faktor mutlak seperti transaksi kredit akan tetapi pembiayaan diberikan atas dasar perhitungan dan pertimbangan kemampuan pengelolaan dan prospektif atas kegiatan usaha PPU tersebut. Oleh karena itu sesuai dengan karakteristik modal ventura, maka keberhasilan perusahaan modal ventura dipengaruhi dari keberhasilan pasangan usahanya. Untuk menyakinkan keberhasilan usaha tersebut PMV turut secara aktif dalam pengelolaan usaha PPU dimana dalam pembiayaan bank tidak dilakukan.
*     Sumber-sumber dana modal ventura ada dua yaitu :
·        Dari dalam perusahaan
Dana dari sumber ini diperoleh melalui :
o   Setoran modal dari pemegang saham
o   Cadangan laba yang belum terpakai
o   Laba ditahan
·        Dari luar perusahaan
Dana dari sumber ini diperoleh melalui :
o   Investor baik perorangan maupun industri
o   Pinjaman dari dunia perbankan
o   Pinjaman dari perusahaan asuransi
o   Pinjaman dari perusahaan dana pensiun

2.4  Tujuan dan Manfaat Modal Ventura     
               
Pembiayaan modal ventura disamping berorientasi untuk memperoleh keuntungan yang tinggi, dengan risiko yang tinggi pula, juga bertujuan antara lain :
a.    Memungkinkan dan mempermudah pendirian suatu perusahaan baru.
b.    Membantu membiayai perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dana dalam pengembangan usahanya, terutama pada tahap-tahap awal.
c.  Membantu perusahaan baik pada tahap pengembangan suatu produk maupun pada tahap mengalami kemunduran.
d.   Membantu terwujudnya dari hanya suatu gagasan menjadi produk jadi yang siap dipasarkan.
e.    Memperlancar mekanisme investasi dalam dan luar negeri.
f.     Mendorong pengembangan proyek research and development.
g.    Membantu pengembangan teknologi baru dan memperlancar terjadinya alih teknologi.
h.    Membantu dan memperlancar pengalihan kepemilikan suatu perusahaan.

Selain memiliki tujuan modal ventura juga memiliki manfaat, yaitu:
1.    Manfaat bagi perusahaan pasangan usaha
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh perusahaan pasangan usaha, yaitu :

·         Kegiatan usaha dapat ditingkatkan
Pada umumnya perusahaan pasangan usaha merupakan perusahaan kecil yang memerlukan penambahan dana untuk meningkatkan kegiatan usahanya. Perusahaan yang kecil dan baru pada awal perkembangan biasanya sulit untuk mendapatkan fasilitas kredit dari bank. Dengan adanya pembiayaan modal ventura maka perusahaan kecil dan masih dalam awal perkembangan dapat menjadi perusahaan pasnagan usaha sehingga dapat memperoleh bantuan dana untuk meningkatkan kegiatan usahanya.
·         Kemungkinan berhasilnya usaha lebih besar
Seseorang yang menemukan produk baru atau suatu ciptaan baru belum tentu mampu memproduksi dan berhasil memasarkan hasil produknya. Pelaksanaan produksi dan pemasaran produknya membutuhkan suatu keahlian, pengalaman dan jaringan pemasaran yang dapat menjamin kelancaran usaha. Dengan maksudnya modal ventura yang memiliki kemampuan manajemen dan latar belakang bisnis yang kuat sebagai partner usaha, maka kemungkinan berhasilnya perusahaan pasangan akan menjadi lebih besar.
·         Meningkatkan efisiensi pemasaran produk
Pada awal dilakukannya kegiatan produksi baisanya kegiatan pemasaranya tidak efisien. Hal ini disebabkan kegiatan pemasaran dilakukan sendiri dan jumlah produksinya masih relatif kecil. Dengan masuknya modal ventura yang dapat memberikan bantuan dana, bantuan manajemen, juga memiliki jaringan pemasaran yang luas. Sehingga menjadi perusahaan pasangan usaha yang akan dapat meningkatkan efisiensi pemasaran produknya.
·         Peningkatan bank abilitas
Perusahaan yang baru akan mengalami kesulitan memperoleh dana biasanya juga memiliki manajemen yang lemah. Dalam kondisi yang demikian para kreditur masuk bank kurang berminat untuk memberikan pinjaman. Dengan masuknya modal ventura akan meningkatkan kepercayaan para kreditur/bank untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan tersebut.
·         Peningkatan tingkat likuiditas
Pembiayaan modal ventura dengan cara modal penyertaan tidak perlu membayar bunga dan angsuran hutang. Berbeda dengan hutang bank ysng menimbulkan kewajiban membayar angsuran hutang dan beban bunga. Dengna demikian penambahan modal penyertaan secara langsung akan meningkatkan tingkat likuiditas.

2.    Manfaat bagi Perusahaan Modal Ventura
 Manfaat yang diperoleh perusahaan modal ventura (venture capitalist) adalah sebagai berikut :
·         Memperoleh pendapatan
Bantuan dana yang diberikan kepada perusahaan pasangan usaha (investee company) dapat berupa saham dan obligasi konversi (convertible bond). Apabila bangtuan dana dalam bentuk saham maka sebagai imbalannya perusahaan modal ventura akan memperoleh dividen. Penyertaan modal dalam bentuk saham dapat dijual apabila pada suatu saat perusahaan modal ventura membutuhkan dana. Apabila dalam penjualan saham tersebut harganya naik akan mendapatkan capital gain sebagai pendapatannya. Apabila bantuan dana dalam bentuk obligasi konversi akan memperoleh bunga sebagai pendapatannya.
·         Peningkatan kemampuan teknis dan pengalaman bagi karyawan dan staf perusahaan modal ventura.
Karyawan dan staf perusahaan modal ventura akan meningkat kemampuan teknis dan pengalamannya dalam mengelola berbagai perusahaan seiring dengan semakin seringnya memberikan bantuan manajemen kepada perushaan pasangan usaha. Peningkatan kemampuan teknis dan pengalaman tersebut selain bermanfaat bagi karyawan dan staf juga bermanfaat bagi perusahaan modal ventura.
·         Peningkatan informasi tentang modal ventura
Keberhasilan dalam melakukan modal penyertaan dan memberikan bantuan manajemen kepada perusahaan pasangan usaha secara bertahap dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercatyaan masyarakat tentang kegiatan modal ventura.
2.5  Produk Modal Ventura dan Contoh Perusahaan
Produk Modal ventura :
1.      Penyertaan Saham Langsung
Jenis Pembiayaan ini adalah penyertaan langsung dalam bentuk saham di Perusahaan Pasangan Usaha (PPU).  Syarat dari pembiayaan ini adalah PPU tersebut sudah berbentuk Perseroan Terbatas (PT), atau akan mendirikan PT bersamaan dengan masuknya PMV.
Hasil yang diterima yang diterima oleh PMV berupa dividen yang akan dibagikan setiap tahun dari keuntungan PPU. Keuntungan yang akan dibagi itu akan ditentukan bersama diantara Pemegang Saham PPU yang terdiri dari PMV dan pengusaha yang menjadi mitra usaha.
2.      Obligasi Konversi
Jenis pembiayaan ini adalah dalam bentuk obligasi yang dapat dikonversikan ke dalam saham biasa yang dikeluarkan oleh PPU yang sudah berbentuk Perseroan Terbatas (PT).
3.      Pola Bagi Hasil / Partisipasi Terbatas
                  Jenis pembiayaan ini merupakan jenis pembiayaan yang paling banyak digunakan oleh PMV di daerah-daerah, mengingat rata-rata Pengusaha Kecil dan Menengah (PKM) banyak yang tidak berbentuk Perseroan Terbatas (PT).  Pola ini dapat diterapkan untuk PKM-PKM dengan bentuk CV, Koperasi dan Perorangan.
     Contoh Perusahaan Modal Ventura di Indonesia :
1.      PT. Multi Investa Ventura
2.      PT. Astra Mitra Ventura
3.      PT. Freefort Finance Indonesia
4.      PT. Bahana Artha Ventura
5.      PT. Bahana Bina Ventura
6.      PT. Ventura Investasi Utama
7.      PT. Multi Ventura Kapitalindo
8.      PT. Bhakti Sarana Ventura
9.      PT. Batavia International Ventura
10.  PT. Arsi  Bina Venturindo

2.6  Faktor yang Menghambat Modal Ventura Berkembang di Indonesia
Lambannya perkembangan usaha modal ventura terutama dari kemampuannya menyalurkan dana pada prinsipnya disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
*     Modal ventura merupakan usaha yang memiliki resiko tinggi
*     Modal ventura merupakan konsep pembiayaan baru, sehingga fungsi dan peranannya belum banyak dipahami oleh kalangan dunia usaha, pemodal maupun pengusaha.
*     Adanya keengganan pengusaha atas penyerahan sebagian saham pada perusahaan modal ventura
*     Banyaknya pengusaha yang kurang berminat atau bersedia atas keterlibatan modal ventura dalam manajemen perusahaan.
*     Sulitnya perusahaan modal ventura menemukan perusahaan pasangan usaha yang memenuhi kriteria untuk dibiayai
*     Investor lebih tertarik pada pembiayaan berjangka pendek
*     Perangkat pengaturan mengenai kegiatan usaha modal ventura dirasa masih sangat kurang memadai dan kurang mendukung
*     Pasar modal sebagai salah satu sarana divestasi masih kurang mendukung
*     Kurangnya tenaga profesional yang berpengalaman dalam bidang tersebut.
2.7  Kelebihan dan Kekurangan Modal Ventura
            Kelebihan Modal Ventura :
·        Sumber dana bagi perusahaan baru
·        Adanya penyertaan menejemen
·        Keperdulian yang tinggi dari perusahaan modal ventura
·        Dengan adanya penyertaan modal, perusahaan pasangan usaha dapat mencari bantuan dalam bentuk lain
·        Modal Ventura menaikkan pamor Perusahaan Pasangan Usaha dan Perusahaan Modal Ventura itu sendiri
·        Perusahaan Pasangan Usaha mendapat mitra baru yang memiliki perusahaan modal ventura.
·        Mendukung usaha kecil yang berpotensi berkembang dan memperluas kesempatan kerja
Kekurangan Modal Ventura:
·        Jangka waktu pembiayaan yang relatif panjang
·        Terlalu selektifnya perusahaan modal ventura dalam mencari perusahaan pasangan usaha
·        Kontrol manajemen perusahaan pasangan usaha dapat diambilalih oleh perusahaan modal ventura apabila menunjukkan gejala kegagalan.
2.8  Mekanisme Modal Ventura
Bantuan yang diberikan oleh PMV meliputi dua bentuk, yaitu bantuan dana dan bantuan manajemen. Berdasarkkan pemahaman tersebut, pembahasan mekanisme pembiayaan ini akan meliputi prinsip bantuan yang diberikan, tahap atau saat perusahaan pasangan usaha mulai menerima bantuan modal ventura, bentuk bantuan dana yang diberikan, bentuk kesepakatan antara perusahaan modal ventura dengan perushaan pasangan usaha, dan divestasi.
Prinsip pertama, pembiayaan melalui modal ventura dapat diberikan dalam bentuk penyertaan modal secara langsung (equity) dan atau dapat pula diberikan dalam bentuk pinjaman subordinasi atau obligasi kinversi pada perusahaan yang disertai (quasy equity). Quasy equity bisa saja dalam bentuk pinjaman, namun pinjaman tersebut bukan seperti pinjaman komersial pada umumnya. Pinjaman tersebut mempunyai persyaratan yang lunak, seperti antara lain jangka watu yang relatif lebih panjang, adanya grace period atau tengang waktu mulai pembayaran, dapat dikonversikan menjadi penyertaan murni, dan lain-lain.
Prinsip kedua, mengingat pada dasarnya bentuk investasi modal ventura berupa penyertaan, maka pendekatan dalam pengambilan keputusan oleh PMV yang berkaitan dengan PPU-nya adalah berdasarkan pemikiran jangka panjang. Pendekatan jangka panjang ini mewarnai perilaku PMV terhadap PPU, yang antara lain dilihat dari cara pembagian keuntungan. Pada tahap awal penyertaan, PMV biasanya mendapat proporsi bagi hasil yang sangat kecil atau bahkan tidak sama sekali.
Prinsip ketiga, bantuan yang diberikan memamng mempunyai misi jangka panjang untuk mengembangkan usaha perusahaan yang dibiayainya, namun hal ini tidak berarti bahwa bantuan tersebut selamanya atau tanpa batas waktu. Batas waktu ini sangat bervariasi dari negara ke negara, dan di Indonesia batasnya waktunya hanyalah sampai dengan 10 tahun.
KASUS
Perusahaan modal ventura atau pemberi modal usaha non bank, dari tahun ke tahun jumlahnya terus menyusut. Bisnis permodalan untuk pendorong perkembangan wirausaha pemula di Indonesia kini hanya tersisa 70 perusahaan, dari jumlah itu hanya 60 perusahaan yang aktif dari 100 perusahaan atau susut 40%.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani mencatat penyusutan jumlah perusahaan modal ventura disebabkan karena berbagai faktor seperti bangkrut dan kehabisan modal. ("‎Ada beberapa perusahaan modal ventura yang asetnya merosot dari Rp 100 miliar menjadi Rp 60 miliar. Ada juga yang mengembalikan izin usaha karena modalnya sudah terkikis dan rugi dan ada beberapa yang dicabut")
Kesulitan permodalan disebabkan karena mayoritas modal yang ada di perusahaan modal ventura justru didapat dari pinjaman perbankan. Sedangkan di satu sisi dengan tugas sebagai penyertaan modal wirausaha pemula, perusahaan modal ventura kesulitan mengembalikan pinjaman modal dan bunga yang cukup besar dari perbankan. "Kesulitan Mereka di permodalan, apalagi sumber dana dari perbankan," tambahnya.
Oleh karena itu untuk mensiasati ini, banyak perusahaan modal ventura yang merubah bisnis menjadi penyalur kredit dan pinjaman langsung ke pelaku usaha. Jumlahnya mencapai 70% dari total perusahaan modal ventura sebanyak 60 usaha.
OJK sedang memikirkan nasib perusahaan modal ventura ke depan. Untuk perluasan sumber pendanaan modal ventura, OJK melihat dapat dilakukan melalui pengelolaan venture fund oleh perusahaan modal ventura. Dengan model itui diharapkan terkumpul dana dari para investor profesional seperti asuransi, dana pensiun dan dana dari pemerintah.
Kemudian perusahaan modal ventura juga diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan dalam bentuk penyedia jasa pendampingan serta kegiatan usaha berbasis fee.
"‎Jadi kita akan gali kembali modal jangka panjang dengan pinjaman lunak yang bisa datang dari negara lain seperti Jepang (JICA),  Australia (AUSID),  AS dan lain-lain. Potensi angkanya belum dan termasuk dari lembaga keuangan yang ada. Sifatnya jangka panjang dan perhitungan harus matang bagi modal ventura. Lebih banyak diusahakan modal ventura ini datang dari pinjaman lunak.


        BAB III
                                                             PENUTUP

KESIMPULAN
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa tidak berkembangnya modal ventura
sesuai dengan karakteristiknya disebabkan karena :
1.      Faktor internal, sifat kehati-hatian dari manaje-men modal ventura yang tidak mau perusa-haannya merugi dan keharusan mempertanggung-jawabkan usahanya kepada pemilik modal.
2.      Faktor eksternal, tidak atau belum adanya penemuan baru yang sangat prospektif dan menjanjikan keuntungan yang besar.

 SARAN
1.      Untuk menunjukkan jati diri modal ventura, maka hendaknya berani untuk sedikit   berspekulasi dengan harapan keuntungan yang besar pula.
2.      Demi terwujudnya hal tersebut maka diperlukan kerjasama antara modal ventura dan perguruan tinggi dalam hal ini Lembaga Penelitian serta pengusaha untuk memasarkan produk temuannya atau membiayai penelitian dan rekayasa.

PERTANYAAN
Jessica : Apabila ingin mendirikan perusahaan jangka waktu panjang kemudian tidak memiliki modal yang cukup, Bisakah modal ventura memberikan solusi ? Lantas apa konsekuensi yang ada apabila memilih modal ventura ?
Feby  : Pembiayaan yang dapat diberikan modal ventura seperti semi equity financing. Berikan contoh semi equity financing ?
Nanda : Sumber dana modal ventura seperti laba ditahan. Coba jelaskan, cara kerja sumber dana modal ventura dari laba ditahan !

JAWABAN
Jessica  : Menurut saya, tentu saja bisa jika ingin mendirikan perusahaan jangka waktu panjang tetapi tidak memiliki modal yang cukup. Karena salah satu kegiatan investasi yang dibiayai oleh modal ventura biasanya dalam jangka waktu panjang dan memiliki resiko tinggi, seperti membentuk atau pengembangan usaha baru dibidang tertentu.
Kemudian konsekuensi yang akan dilakukan modal ventura jika sebuah perusahaan  memilih modal ventura sebagai sumber modalnya adalah  salah satunya yaitu pembiayaan yang akan diberikan modal ventura. Dan tentu pastinya ada beberapa cara yang telah dibuat :
·         Penyertaan Modal Langsung : Dalam cara ini penyertaan modal usaha perusahaan modal ventuta pada perusahaan pasangan usaha dengan cara mengambil bagian sejumlah tertentu saham perusahaan pasangan usaha yang bersangkutan.
·         Semi Equity Financing : Pembiayaan dalam bentuk semi equity dilakukan dengan membeli obligasi konversi atau convertible bond yang diterbitkan oleh perusahaan pasangan usaha.
·         Pembiayaan bagi hasil : Instrumen pembiayaan ini dilakukan dalam usaha yang akan dibiayai tidak berbentuk badan hukum atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk penyertaan langsung belum atau tidak dipenuhi oleh PPU.

Nanda    :  Sumber dana modal ventura ditinjau dari asalnya pada dasarnya dibedakan menjadi sumber intern dan ekstern. Dana yang berasal dari intern adalah dana  atau modal yang dihasilkan sendiri di dalam perusahaan seperti laba ditahan. Besarnya laba ditahan dipengaruhi oleh besarnya laba yang diperoleh selama periode tertentu, devident policy dan plowing back policy yang dijalankan oleh perusahaan. Meskipun jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu besar, tetapi oleh karena perusahaan mengambil kebijakan bahwa sebagian besar dari laba tersebut dibagikan sebagian deviden, maka sebagian laba yang ditahan akan kecil jumlahnya, dan sebaliknya laba ditahan akan cenderung besar kalau perusahaan mengambil kebijakan penanaman kembali dalam perusahaan yang besar.

Feby    :  Pembiayaan dalam bentuk semi equity financing dilakukan dengan membeli obligasi konversi atau convertible bond yang diterbitkan oleh perusahaan pasangan usaha. Contohnya : Perusahaan pasangan usaha menerbitkan obligasi kemudian modal ventura yang akan membelinya, ini seperti saham tapi bersifat utang. Perusahaan Modal Ventura lebih menarik dengan pembiayaan yang seperti ini karena dalam periode pembiayaan tersebut PMV memiliki pendapatan tetap dalam bentuk bunga sementara apabila kinerja perusahaan semakin membaik sehingga nilai perusahaan yang dibiayai tersebut semakin baik, maka perusahaan modal ventura akan menggunakan hak konversinya (call option).


                                                      DAFTAR PUSTAKA
o https://finance.detik.com/moneter/d-2899085/ada-yang-rugi-hingga-bangkrut-perusahaan-modal-ventura-susut-40





























Komentar